PALANGKA RAYA – Masa kepengurusan Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Kabupaten Barito Utara (Barut) telah berakhir pada 2024 lalu. Namun, selama periode tersebut, kepengurusan dinilai tidak memiliki arah yang jelas dalam memajukan organisasi.
Ketua Pengurus Wilayah (PW) IWO Kalimantan Tengah, Deni Liwan, mengungkapkan kekecewaannya karena PD IWO Barut tidak pernah melakukan koordinasi terkait program kerja, terutama dalam bidang pendidikan dan pelatihan jurnalistik yang sesuai instruksi Pengurus Pusat IWO.
“Saat ini organisasi sedang dalam proses pengajuan kepengurusan baru. Untuk SK kepengurusan yang lama tidak diperpanjang,” tegasnya, Selasa (5/2/2025).
Deni berharap kepengurusan baru yang akan terbentuk dapat membawa perubahan positif serta memiliki program kerja yang terstruktur dan jelas.
“Kami ingin melihat program kerja yang jelas dan terarah demi kemajuan organisasi,” harapnya.
Sementara itu, Divisi Humas IWO Kalteng, Amar Iswani, menambahkan bahwa roda organisasi harus dijalankan dengan program yang terukur sesuai dengan AD/ART.
“Contohnya seperti program kerja PD IWO Barito Selatan yang dinilai cukup berbobot untuk kemajuan organisasi,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa status jabatan di IWO bukan sekadar pajangan, melainkan harus dijalankan sesuai AD/ART agar organisasi tetap berjalan sesuai jalurnya.
“Organisasi IWO ini adalah organisasi kewartawanan, bukan yang lain. Harus dipahami dan dimengerti,” pungkasnya.[*]

