Lapas Palangka Raya Tanam 2.500 Bibit dan Gelar Panen Raya Dukung Ketahanan Pangan Nasional

0
82

PALANGKA RAYA – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palangka Raya menggelar kegiatan penanaman dan panen raya pada Rabu (5/11). Sebanyak 2.500 bibit ditanam, terdiri atas 1.000 pohon pepaya dan 1.500 pohon cabai, sekaligus panen pepaya, kacang panjang, serta ikan lele hasil budidaya warga binaan.

Kegiatan berlangsung meriah dan dihadiri Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana, bersama para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Kota Palangka Raya. Turut hadir pula perwakilan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya, Balai Pengembangan Produksi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPPBTPH) Provinsi Kalteng, serta pihak ketiga Bahan Makanan (BAMA) Lapas Palangka Raya.

Kepala Lapas Palangka Raya, Hisam Wibowo, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari Asta Cita Presiden dan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya di bidang pembinaan kemandirian warga binaan. Program ini bertujuan meningkatkan keterampilan pertanian dan perikanan agar para warga binaan siap mandiri setelah bebas.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin memberikan bekal keterampilan nyata kepada warga binaan. Harapannya, ketika mereka kembali ke masyarakat nanti, mereka bisa mandiri dan berkontribusi positif,” ujar Hisam.

Sementara itu, I Putu Murdiana mengapresiasi langkah inovatif Lapas Palangka Raya dalam mengoptimalkan lahan produktif di lingkungan pemasyarakatan. Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan arah kebijakan Ditjenpas yang mendorong pembinaan berbasis kemandirian dan lingkungan berkelanjutan.

“Program seperti ini tidak hanya memberi manfaat ekonomi, tetapi juga membentuk karakter dan rasa tanggung jawab warga binaan. Ini wujud nyata pemasyarakatan yang produktif dan manusiawi,” tegas Murdiana.

Dalam kegiatan itu, para tamu undangan juga ikut melakukan penanaman bibit serta menyaksikan langsung proses panen pepaya, kacang panjang, dan lele hasil budidaya warga binaan. Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai acara yang sekaligus memperkuat sinergi antar-UPT Pemasyarakatan di Kota Palangka Raya.

Melalui program pembinaan produktif ini, Lapas Palangka Raya berkomitmen terus mengembangkan kegiatan ramah lingkungan dan berkelanjutan sebagai bentuk nyata peran pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan warga binaan. (*)