PT MUTU Sabet Penghargaan Tambang Menyejahterakan Masyarakat

0
336

PALANGKA RAYA, Radarborneonusantara – PT Multi Tambangjaya Utama (MUTU) meraih Penghargaan Kinerja Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) atau Tamasya Award 2023. Penghargaan prestisius ini diberikan dalam kategori badan usaha pertambangan batubara dengan produksi kurang dari 2 juta ton. Acara penghargaan digelar pada Jumat, 8 Desember 2023, di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Tamasya Award merupakan inisiatif apresiasi pemerintah yang diselenggarakan untuk pertama kalinya oleh Ditjen Minerba Kementerian ESDM. Penghargaan ini diberikan kepada badan usaha pertambangan minerba yang telah unggul dalam menjalankan program PPM dengan baik. Program PPM dirancang dengan tujuan untuk memberikan manfaat tidak hanya kepada badan usaha pertambangan, tetapi juga untuk berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat sekitar tambang secara berkelanjutan.

Rudi Harijanto, Act Div Head Support dari Manajemen PT MUTU, menyatakan bahwa Tamasya Award bukan sekadar pengakuan, melainkan juga sebagai sumber inspirasi bagi badan usaha pertambangan minerba lainnya. Rudi menyampaikan, “Inisiatif, realisasi program, upaya kolaboratif, dan komitmen direksi terus diperkuat untuk menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan melalui PPM. Hal ini dilakukan dalam rangka memberikan kontribusi optimal dari sektor pertambangan minerba kepada masyarakat.” ungkapnya di Palangka Raya, Kamis (14/12/2023)

Rudi juga mengungkapkan bahwa pemerintah telah mengatur PPM melalui berbagai regulasi turunan dari Undang-undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Minerba. Beberapa regulasi tersebut mencakup Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 25 Tahun 2018, Permen ESDM Nomor 26 Tahun 2018, serta Keputusan Menteri ESDM Nomor 1824 K/30/MEM/2018 tentang Pedoman Pelaksanaan PPM.

“Pengembangan masyarakat sekitar tambang batu bara melalui PPM di PT MUTU terdiri dari 8 program, mencakup pendidikan, kesehatan, tingkat pendapatan riil, kemandirian ekonomi, sosial budaya, lingkungan, kelembagaan komunitas masyarakat, dan infrastruktur,” tambah Rudi.

Penilaian Tamasya Award 2023 dilakukan oleh tim penilai ahli independen dari beberapa universitas ternama, seperti Universitas Indonesia, Universitas Sriwijaya, Universitas Padjadjaran, Universitas Diponegoro, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta, dan Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung. Keberhasilan PT MUTU menjadi penerima penghargaan menegaskan komitmen perusahaan untuk terus berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat sekitar tambang. (Den/Red)