Tingkatkan Derajat Kesehatan Warga Binaan, Lapas Palangka Raya Gelar Skrining Massal

0
5

PALANGKA RAYA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palangka Raya menggelar skrining kesehatan massal bagi warga binaan sebagai upaya deteksi dini penyakit menular dan peningkatan kualitas layanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Dalam Lapas Palangka Raya tersebut meliputi pemeriksaan Hepatitis B, HIV, sifilis, dan tuberkulosis (TB) paru. Selain itu, warga binaan juga mendapatkan penyuluhan kesehatan mengenai hantavirus yang disampaikan oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Tangkiling.

Kepala Lapas Kelas IIA Palangka Raya, Hisam Wibowo, mengatakan pelayanan kesehatan merupakan salah satu hak dasar warga binaan yang harus dipenuhi selama menjalani masa pembinaan.

Menurutnya, skrining kesehatan secara berkala penting dilakukan untuk mendeteksi lebih awal potensi penyakit menular sehingga dapat segera dilakukan penanganan dan pencegahan penyebaran di lingkungan lapas.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan kondisi kesehatan warga binaan tetap terpantau dengan baik. Deteksi dini menjadi langkah penting untuk mencegah penyebaran penyakit sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di dalam lapas,” ujarnya.

Selain pemeriksaan kesehatan, petugas juga memberikan edukasi mengenai hantavirus, mulai dari penyebab, gejala, cara penularan, hingga langkah-langkah pencegahannya. Penyuluhan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga binaan terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.

Hisam menambahkan, sinergi dengan fasilitas kesehatan di luar lapas akan terus diperkuat guna mendukung pelayanan kesehatan yang optimal bagi warga binaan.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang layak dan berkelanjutan. Kesehatan warga binaan menjadi bagian penting dari proses pembinaan yang harus mendapat perhatian bersama,” katanya.

Melalui kegiatan skrining massal tersebut, Lapas Palangka Raya berharap dapat meningkatkan derajat kesehatan warga binaan sekaligus menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan kondusif. (A.Hadi/Red)