PALANGKA RAYA – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melakukan audiensi dengan Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalimantan Tengah di Kantor Diskominfosantik Kalteng, Palangka Raya, Selasa (28/7/2026).
Audiensi tersebut bertujuan memperkenalkan kepengurusan DPD PJS Kalteng yang baru dilantik pada Musyawarah Nasional (Munas) III PJS di Jakarta sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah.
Rombongan DPD PJS Kalteng dipimpin Ketua DPD Deni Liwan, didampingi Sekretaris M. Andrei Ladio dan Anggota Bidang Advokasi dan Pembelaan Wartawan, Filippo Juan Cornalio. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Kepala Diskominfosantik Provinsi Kalimantan Tengah, Adiah Chandra Sari, bersama jajaran.
Dalam pertemuan tersebut, Deni Liwan menjelaskan bahwa audiensi merupakan langkah awal membangun komunikasi, koordinasi, dan kemitraan antara PJS Kalteng dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Menurutnya, sebagai organisasi profesi wartawan yang baru terbentuk di daerah, PJS perlu menjalin hubungan yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan.
Deni menegaskan, PJS Kalteng berkomitmen menghadirkan organisasi pers yang profesional, berintegritas, independen, serta menjunjung tinggi kode etik jurnalistik. Komitmen tersebut diharapkan mampu mendukung terciptanya iklim pers yang sehat sekaligus meningkatkan kualitas informasi yang diterima masyarakat.
Ia menambahkan, kolaborasi antara organisasi pers dan pemerintah memiliki peran penting dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik. Melalui kemitraan yang baik, media diharapkan dapat menyampaikan informasi pembangunan, pelayanan publik, serta berbagai program pemerintah secara akurat, berimbang, edukatif, dan konstruktif.
Sementara itu, Kepala Diskominfosantik Kalteng, Adiah Chandra Sari, menyambut baik kehadiran jajaran pengurus DPD PJS Kalteng. Ia mengapresiasi inisiatif organisasi tersebut yang menjadikan audiensi sebagai langkah awal membangun komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah.
Menurut Adiah, media merupakan mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
“Oleh karena itu, hubungan yang harmonis antara pemerintah dan organisasi profesi wartawan perlu terus diperkuat agar penyebaran informasi berlangsung secara objektif, bertanggung jawab, dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas,”tuturnya (Abdul)

