PALANGKA RAYA – Satuan Tugas (Satgas) Polresta Palangka Raya, Polda Kalteng melakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya untuk mempersiapkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Senin (7/9/2026) pagi.
Koordinasi tersebut berlangsung di Posko Siaga Darurat Karhutla, Jalan Tjilik Riwut Km 1, Kota Palangka Raya. Kegiatan dilakukan untuk mengecek kesiapan sarana dan prasarana sekaligus memastikan lokasi hotspot yang akan menjadi sasaran pemadaman.
Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H. mengatakan, terdapat 13 titik hotspot yang akan dilakukan pemadaman.
“Terdapat 13 hotspot karhutla yang akan dilakukan pemadaman, mulai dari Jalan Gajah Mada, D.A. Tawa, Soekarno IV, G Obos ujung, Nagasari XII atau Akasia, Raflesia, Adonis Samad, Dunis Tuwan, Marinai Permai IV, Yusuf Arimatera, Marang, Petuk Katimpun dan Mahir Mahar Km. 8,” jelasnya.
Pemadaman akan melibatkan petugas gabungan dari Satgas Polresta Palangka Raya, Polsek Pahandut, TRC BPBD, Kodim, Satpol PP, TSAK Bukit Tunggal dan Petuk Katimpun, BPK Bengaris, Tim JRM PUPR, Tim Borneo Sektor, Tim Amin Subur, Tim Bintang Utama serta tim relawan lainnya.
Dedy menegaskan, keterlibatan Polresta Palangka Raya beserta jajarannya merupakan bentuk dukungan dalam mempercepat upaya penanggulangan karhutla yang terjadi di wilayah Kota Palangka Raya.
“Semoga proses pemadaman hari ini dapat berjalan lancar serta seluruh personel yang terlibat senantiasa diberikan kekuatan untuk mengemban tugas tersebut, sehingga karhutla di Kota Palangka Raya dapat segera tertanggulangi secara tuntas,” pungkasnya. (pm/Red)

