BUNTOK, Radarborneonusantara- Anggota DPRD Barito Selatan, Nurul Hikmah, mendorong para aparatur pengelola desa untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan dana desa (DD) demi kemajuan pembangunan di desanya masing-masing. Ia menyarankan agar DD tersebut digunakan secara efektif dan efisien sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Hal ini dimaksudkan untuk terus memajukan pembangunan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Nurul Hikmah, pengelolaan dana desa tidak hanya boleh bergantung pada ketersediaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) saja. Ada peluang-peluang lain yang mampu meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes), seperti pengoptimalan potensi sumber daya alam dan peningkatan sumber daya manusia.
“Seluruh desa di Kabupaten Barito Selatan memiliki potensi untuk terus dikembangkan sebagai produk unggulan yang mampu meningkatkan pendapatan dan memajukan pembangunan di desanya masing-masing. Tinggal bagaimana menjalankan sistem pengelolaan dan mengembangkannya serta yang terpenting adalah tertib administrasi, supaya lebih baik lagi ke depannya,” jelas Nurul Hikmah. Senin (9/1/2023)
Ia juga menegaskan bahwa pengelolaan dana desa harus dilakukan secara efektif dan efisien agar pembangunan dapat berjalan dengan baik sesuai harapan masyarakat. Untuk itu, ia menyarankan agar alokasi anggaran didistribusikan untuk infrastruktur, penyediaan sarana prasarana, serta penunjang program desa seperti jalan, pasar, balai pertemuan, dan fasilitas umum lainnya.
Nurul Hikmah juga mengimbau para aparatur desa untuk terus mengembangkan potensi diri, terutama dalam hal sistem administrasi dan pelaporan keuangan yang lebih baik. Dengan pengembangan potensi diri, diharapkan dapat menghindari temuan yang dapat menjerat aparatur desa dalam permasalahan hukum.
“Kami berharap, pengelolaan dana desa dapat dilakukan secara optimal dan transparan. Sehingga pembangunan di desa dapat berjalan dengan baik dan masyarakat dapat merasakan manfaatnya,” pungkas Nurul Hikmah. (Harli)

