Waspada Rabies, Ketua DPRD Barsel Mendorong Antisipasi dan Kesadaran Publik

0
339

BUNTOK, Radarborneonusantara – Kasus penyebaran virus rabies yang telah terjadi di beberapa wilayah di Indonesia, termasuk Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, telah menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan masyarakat. Dalam menghadapi situasi ini, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Barsel, Farid Yusran, untuk mengimbau masyarakat agar meningkatkan langkah-langkah antisipasi guna melindungi diri dan hewan peliharaan dari ancaman rabies.

Dalam pernyataannya, Farid Yusran menyampaikan bahwa Barsel telah masuk dalam Kejadian Luar Biasa (KLB) rabies, sehingga langkah-langkah pencegahan yang efektif harus segera dilakukan. Ia menekankan pentingnya kesadaran para pemilik hewan peliharaan tentang risiko penyebaran rabies dan mendesak agar mereka segera melakukan vaksinasi dengan menghubungi dinas terkait yang menyediakan layanan vaksinasi.

“Saya ingin menekankan kepada para pemilik hewan peliharaan untuk memahami risiko yang ada dan mengambil langkah-langkah tanggap dengan memberikan vaksinasi kepada hewan peliharaan mereka secepatnya melalui dinas terkait,” ungkap Farid Yusran kepada para awak media, Rabu, 28 Juni 2023

Farid juga menyoroti perlunya peran aktif pemerintah daerah dalam melaksanakan Penanggulangan Rabies. Ia mendorong adanya upaya serius dari pemerintah daerah dalam melindungi masyarakat melalui implementasi peraturan tersebut.

“Hewan-hewan seperti anjing, kucing, monyet, dan hewan peliharaan lainnya dapat menjadi pembawa virus rabies. Oleh karena itu, para pemilik hewan dan pemerintah diharapkan dapat memberikan vaksinasi yang tepat,” lanjut Farid Yusran.

Selain itu, dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat, Farid juga mendesak pemerintah daerah untuk mengaktifkan kegiatan penyuluhan yang lebih intensif mengenai rabies dan penanganan hewan peliharaan. Penyuluhan ini diharapkan dapat melibatkan peran aktif masyarakat dan mensosialisasikan pengadaan vaksinasi hewan melalui berbagai media.

“Kami sangat menekankan pentingnya penyuluhan kepada masyarakat mengenai bahaya rabies. Selain itu, dinas terkait juga harus berperan aktif dalam sosialisasi vaksinasi hewan melalui berbagai media untuk memastikan kesadaran publik terhadap pentingnya perlindungan terhadap hewan peliharaan dan masyarakat secara keseluruhan,” tegas Farid Yusran. (Harli)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini