Kerusakan Jalan di Buntok Meningkat Akibat Truk Over Tonase

0
280

BUNTOK – Kerusakan jalan di Kota Buntok yang kerap diperbaiki setiap tahun diduga kuat disebabkan oleh truk-truk bermuatan melebihi tonase yang melintasi jalan tersebut. Anggota DPRD Barito Selatan (Barsel), Sudiarto, mengungkapkan kekhawatirannya terkait hal ini, Minggu (6/10/2024).

Sudiarto menjelaskan bahwa wilayah Barsel memang merupakan jalur perlintasan utama, baik menuju Kota Palangka Raya maupun Banjarmasin, Kalimantan Selatan. “Apalagi dengan adanya akses yang lebih cepat ke Palangka Raya, perkembangan Kota Buntok diprediksi akan semakin pesat dalam beberapa tahun ke depan,” katanya.

Namun, ia menyoroti bahwa peningkatan arus lalu lintas ini justru memperburuk kondisi jalan di Buntok, terutama akibat truk-truk yang membawa muatan berlebih. Ia mencontohkan beberapa ruas jalan yang mengalami kerusakan, seperti Jalan Pahlawan, Jalan Kartini, Jalan Haji Indar, dan Jalan Jelapat.

“Rata-rata angkutan truk yang melintasi jalan ini melebihi kapasitas, sehingga jalan cepat rusak dalam hitungan satu atau dua tahun saja,” ujar Sudiarto.

Sudiarto berharap Pemerintah Kabupaten Barsel, melalui Dinas Perhubungan, dapat rutin menggelar razia untuk menertibkan truk yang melampaui kapasitas 8 ton. Ia menambahkan, penggunaan alat timbang digital bisa menjadi solusi agar jalan di Kota Buntok tidak cepat hancur, sehingga anggaran perbaikan dapat dihemat.

“Jika ada alat timbang, truk-truk yang melebihi kapasitas muatan bisa dipaksa untuk mengurangi beban atau bahkan dilarang melintas,” tegasnya. [Harli]