Warga Keluhkan Truk Batu Bara di Jalan Negara, Kemacetan dan Kerusakan Meningkat

0
250

PALANGKA RAYA – Warga Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mengeluhkan penggunaan jalan negara oleh truk angkutan batu bara. Kondisi ini dinilai menyebabkan kemacetan serta kerusakan jalan yang semakin parah.

Dari pantauan radarborneonusantara.com di Desa Pematang Limau, Kecamatan Sepang, Kamis (20/3/2025), kemacetan terjadi hingga lebih dari tiga jam akibat sebuah truk bermuatan batu bara terbalik.

Seorang pengguna jalan, Tono, menyampaikan kekesalannya atas dampak aktivitas angkutan batu bara terhadap kondisi jalan Palangka Raya-Gumas. Ia berharap pemerintah segera mengambil tindakan agar permasalahan ini tidak terus berulang.

“Pemerintah Provinsi Kalteng dan Pemerintah Daerah Gumas harus bertanggung jawab dalam mengatasi masalah ini. Kami tidak menghalangi investasi perusahaan, tetapi perlu ada aturan yang jelas terkait penggunaan jalan negara oleh truk-truk angkutan berat,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Hendro, warga Kalteng lainnya, yang menyoroti frekuensi truk angkutan batu bara yang melintas setiap hari. Ia menilai kondisi ini mengganggu aktivitas masyarakat dan mempercepat kerusakan jalan.

“Kami merasa terganggu dengan keberadaan truk-truk ini. Meskipun pemerintah berulang kali memperbaiki jalan, tetap saja akan cepat rusak jika terus digunakan oleh kendaraan berat,” pungkasnya. (Tim)