BUNTOK – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana, memberikan penguatan tugas dan fungsi serta peningkatan kewaspadaan kepada jajaran pemasyarakatan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Buntok, Jumat (20/3).
Kegiatan yang digelar di aula Rutan Buntok tersebut dihadiri Kepala Rutan Kelas IIB Buntok Febryanto, Kepala Lapas Kelas IIB Muara Teweh Halasson Sinaga, Kepala Bapas Kelas II Muara Teweh M. Ading Saidhy, Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang Agung Novarianto, serta jajaran pegawai.
Dalam kegiatan itu, Kepala Rutan Buntok menyampaikan laporan terkait pelaksanaan ibadah selama bulan Ramadan. Ia memastikan seluruh warga binaan pemasyarakatan (WBP) dapat menjalankan ibadah dengan tertib dan dalam kondisi kondusif.
Selain itu, turut dipaparkan data jumlah WBP yang diusulkan menerima remisi khusus Hari Raya Nyepi dan Idulfitri, serta kesiapan layanan kunjungan bagi keluarga warga binaan yang akan dilaksanakan saat hari raya.
Dalam arahannya, I Putu Murdiana menegaskan pentingnya perencanaan matang dalam setiap kegiatan, khususnya layanan kunjungan Hari Raya. Ia meminta seluruh jajaran memastikan proses berjalan sesuai prosedur dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kita harus memastikan seluruh kegiatan direncanakan dengan baik, terutama layanan kunjungan Hari Raya, sehingga dapat berjalan optimal, tertib, dan sesuai dengan standar operasional yang berlaku,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar proses penyerahan remisi dipersiapkan secara maksimal, mengingat Surat Keputusan (SK) remisi telah diterbitkan dan siap diserahkan pada momentum Idulfitri.
“Saya minta penyerahan remisi disiapkan secara maksimal, karena ini merupakan hak warga binaan yang harus diberikan tepat waktu dan sesuai ketentuan,” ujarnya.
Selain itu, ia memberikan motivasi kepada seluruh petugas yang tetap bertugas saat hari raya. Menurutnya, pengabdian tersebut merupakan bagian penting dalam menjaga keamanan dan pelayanan di lingkungan pemasyarakatan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh petugas yang tetap siaga saat Hari Raya. Yakinlah bahwa tugas ini adalah bentuk pengabdian yang mulia bagi bangsa dan negara,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peningkatan kewaspadaan dan pengamanan dengan melakukan penggeledahan secara teliti, penempatan personel di titik rawan, serta koordinasi aktif dengan aparat penegak hukum.
“Keamanan adalah hal yang utama. Lakukan penggeledahan secara teliti, perkuat pengawasan, dan siapkan strategi mitigasi risiko agar tidak terjadi gangguan keamanan dan ketertiban,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan petugas, termasuk pengecekan personel serta pembagian tugas yang jelas, agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal tanpa mengesampingkan aspek keamanan. (*)

