Kakanwil Sidak Dapur Lapas Perempuan Palangka Raya, Kebersihan Dipuji, Sistem Distribusi Dikoreksi

0
5

PALANGKA RAYA – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dapur Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya untuk memastikan kualitas layanan pemenuhan hak dasar warga binaan, khususnya dalam penyediaan makanan, Selasa (21/4).

Sidak tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan langsung terhadap standar kebersihan, proses pengolahan, hingga distribusi makanan kepada warga binaan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan yang humanis dan profesional di Kalimantan Tengah.

Dalam peninjauan itu, I Putu Murdiana menelusuri seluruh tahapan proses di dapur, mulai dari penerimaan bahan makanan, proses memasak, hingga penyajian makanan ke dalam omprengan sebelum didistribusikan.

Ia mengapresiasi kondisi dapur yang dinilai sudah cukup baik, terutama dari aspek kebersihan dan kelayakan peralatan yang digunakan dalam proses pengolahan makanan. “Sudah bagus sekali, omprengnya juga bersih,” ujarnya saat meninjau area penyajian makanan.

Menurutnya, kebersihan dapur merupakan aspek utama yang harus dijaga secara konsisten, mengingat dapur menjadi pusat produksi makanan bagi seluruh warga binaan. “Dapur ini sudah bersih. Ini harus dipertahankan dan terus ditingkatkan agar kualitas makanan tetap terjaga,” tegasnya.

Meski demikian, Kakanwil tetap memberikan sejumlah catatan, khususnya terkait alur distribusi makanan yang dinilai masih perlu penyempurnaan guna menghindari potensi kontaminasi silang.

Ia mengoreksi jalur keluar-masuk distribusi makanan agar tidak menggunakan pintu yang sama, serta mendorong adanya penataan ulang dengan membuat jalur khusus bagi omprengan yang telah terisi makanan sebelum didistribusikan. “Alurnya 80 persen sudah baik sekali, tinggal disempurnakan dengan pemisahan jalur distribusi agar lebih higienis dan tertata,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga mengarahkan agar dapur dibuat lebih tertutup dengan penggunaan tirai plastik guna menjaga sterilitas ruang pengolahan makanan dari paparan luar. Dengan adanya sidak ini, jajaran Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya diharapkan terus meningkatkan standar pelayanan, khususnya dalam penyediaan makanan yang sehat, higienis, dan layak bagi warga binaan. (Hum/Red)