
PALANGKA RAYA – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menyatakan kesiapannya untuk menghadiri seminar nasional yang menjadi bagian dari rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) III PJS di Jakarta.
Kegiatan seminar nasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada 23 Juli 2026 di Hotel Acacia, Jakarta. Seminar digelar bertepatan dengan hari kedua pelaksanaan Munas III PJS yang akan diikuti pengurus dan anggota PJS dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam seminar nasional itu, panitia mengangkat tema “Pers, Negara dan Stabilitas Nasional: Tanggung Jawab Kebangsaan di Era Digital”. Tema tersebut dinilai relevan dengan tantangan yang dihadapi media siber di tengah perkembangan teknologi informasi serta dinamika sosial nasional yang terus berkembang.
Seminar nasional tersebut juga dijadwalkan menghadirkan sejumlah tokoh nasional sebagai pembicara. Mereka berasal dari berbagai kementerian dan lembaga strategis yang berkaitan dengan dunia pers, komunikasi, pendidikan, hingga ketahanan nasional.
Beberapa narasumber yang akan hadir di antaranya Menteri Komunikasi dan Digital RI Meutya Viada Hafid, Ketua Dewan Pers Prof Dr Komaruddin Hidayat, serta Gubernur Lemhannas RI Dr H TB Ace Hasan Syadzily, MSi.
Selain itu, seminar juga akan menghadirkan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi RI Prof Brian Yuliarto, ST, MEng, PhD, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Maruarar Sirait, serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI Bahlil Lahadalia.
Wakil Ketua DPD PJS Kalteng, Amar Iswani, mengatakan keikutsertaan delegasi dari Kalimantan Tengah dalam seminar nasional tersebut menjadi bagian penting untuk memperluas wawasan serta memperkuat kapasitas organisasi dan insan pers daerah.
Menurut Amar, seminar nasional itu juga menjadi momentum strategis bagi pengurus PJS di daerah untuk menyerap berbagai pandangan dan kebijakan nasional terkait peran pers dalam menjaga stabilitas negara di era digital.
Ia menilai, tantangan media siber saat ini semakin kompleks, terutama di tengah derasnya arus informasi digital yang menuntut insan pers tetap profesional, independen, dan bertanggung jawab dalam menyajikan pemberitaan kepada masyarakat.
“Melalui seminar nasional ini, kami berharap pengurus dan anggota PJS, khususnya di Kalteng, dapat semakin memahami tanggung jawab pers dalam menjaga profesionalisme, independensi, serta turut mendukung stabilitas nasional melalui pemberitaan yang berkualitas dan berimbang,” ujar Amar Iswani, Rabu (3/6/2026), melalui sambungan telepon seluler.(red/apri)
