BUNTOK, Radarborneonusantara – Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Barito Selatan (Barsel), Ensilawatika Wijaya, menyerukan kepada para rekanan dan kontraktor agar menghindari penyimpangan dalam pengerjaan proyek di tahun 2023 ini.
“Kami meminta instansi vertikal untuk memantau dan mengevaluasi kinerja para kontraktor atau rekanan, sehingga pembangunan di Barsel tidak terkesan lambat dan asal-asalan,” tegasnya pada Senin (24/7/2023).
Ensilawatika menyatakan bahwa untuk meminimalkan penyimpangan dalam pengerjaan proyek, keterlibatan instansi terkait dalam pengawasan yang berkelanjutan sangat diperlukan.
“Dengan demikian, pengerjaan proyek akan terjamin kualitasnya dan hasilnya dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat di daerah ini,” ungkapnya.
Ia menekankan perlunya pengetatan pengawasan karena pada tahun-tahun sebelumnya masih terdapat kasus penyimpangan. Hal ini tentu saja merugikan dan menghambat kemajuan pembangunan di daerah.
Selain itu, lanjutnya, media massa juga diharapkan turut berperan sebagai alat kontrol untuk mengawasi dan memberikan informasi kepada publik jika ada yang melanggar aturan.
“Atas nama DPRD Barsel, saya meminta perusahaan atau rekanan yang terbukti melakukan penyimpangan dalam pelaksanaan proyek di tahun 2023 untuk dikenai tindakan tegas,” tandasnya. (Harli)

