Barito Selatan Lepas Arwana Red Banjar untuk Pelestarian Perikanan Darat

0
240

BUNTOK – Penjabat (Pj) Bupati Barito Selatan (Barsel) H. Deddy Winarwan, melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Selatan Edy Purwanto, mengatakan bahwa ikan Arwana merupakan salah satu spesies yang hidup dan berkembang biak di wilayah Barsel yang perlu dijaga dan dilestarikan. Pernyataan ini disampaikan dalam sambutan sebelum pelepasliaran kesepuluh Arwana di Danau Malawen, Desa Sanggu pada Kamis (30/5/2024).

Proyek Ifish bersama Pemkab Barsel turut aktif dalam merumuskan dan mengimplementasikan regulasi serta kebijakan untuk meningkatkan pengelolaan perikanan darat. Kerangka regulasi ini bertujuan untuk menyeimbangkan konservasi dengan kebutuhan sosial ekonomi masyarakat lokal serta memastikan pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan.

Acara pelepasliaran Arwana Red Banjar ini merupakan puncak dari upaya konservasi yang menandai pembentukan kawasan konservasi perikanan, menunjukkan komitmen Barsel terhadap keberlanjutan pengelolaan perairan darat di wilayahnya.

Rombongan menuju Danau Malawen menggunakan kapal susur sungai yang difasilitasi oleh Dinas Pariwisata dan pemerintah Desa Sanggu. Acara ini dihadiri oleh Forkopimda Barsel, Kepala DKPPP Ida Safitri, sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Kepala Desa Sanggu Korintus, Global Environment Facility (GEF) Operational Focal Point Eko Nugroho, Asisten FAOR Program Ageng Herianto.

Selain itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Sitti Hamdiyah, Perwakilan Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut Pontianak Prio Sambodo, National Project Coordinator Proyek Ifish Tri Handanari, National Project Manager Proyek Ifish Sudarsono, serta perwakilan dari Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah yang diwakili oleh Kabid Perikanan Tangkap H. Arif Rakhman Fauzi. (Harli)