BUNTOK – Ketua I Komisi DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Jarliansyah, mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi bahaya yang ditimbulkan oleh buah kecubung. Mengingat maraknya kasus kematian di Kota Banjarmasin akibat konsumsi buah tersebut, Jarliansyah menyerukan tindakan preventif untuk mencegah penyebaran dan konsumsi buah yang berpotensi memabukkan ini.
“Jadi, ayo bersama-sama turun ke lapangan untuk melakukan kroscek terkait keberadaan pohon dan buah kecubung,” imbau Jarliansyah pada Rabu (31/7/2024). Ia menegaskan pentingnya deteksi dini agar jika ditemukan buah tersebut, dapat segera dibasmi sebelum menimbulkan korban lebih lanjut.
Kecubung, yang dikenal memiliki efek memabukkan, dapat menjadi ancaman bagi masyarakat yang tidak menyadari bahaya yang terkandung di dalamnya. Jarliansyah menekankan bahwa penting bagi pemerintah dan aparat penegak hukum untuk aktif mengedukasi masyarakat mengenai risiko yang ditimbulkan dari mengonsumsi buah kecubung.
“Bayangkan jika ada warga yang tidak mengetahui asal-usul buah itu dan mengonsumsinya, padahal buah itu membahayakan nyawa,” jelasnya. Ia menambahkan, edukasi di waktu-waktu seperti ini sangat penting agar masyarakat lebih peka terhadap potensi bahaya di sekitar mereka.
Melalui langkah preventif dan edukasi yang efektif, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami dan menjauhi buah kecubung, sehingga kasus serupa tidak terulang. “Mari kita bersama-sama mencegah agar tidak ada lagi korban jiwa akibat ketidaktahuan tentang bahaya buah ini,” pungkas Jarliansyah. [Harli]

