BUNTOK – Kabupaten Barito Selatan (Barsel) dikenal sebagai wilayah yang kaya akan kekayaan alam dan budaya, menjadi aset berharga bagi kemajuan daerah. Mulai dari flora dan fauna yang berlimpah hingga kekayaan budaya multikultural, Barsel memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan bersaing di masa depan. Hal ini diungkapkan oleh Anggota DPRD Barsel, Tri Wahyuni,Rabu (11/9/2024)
Tri Wahyuni menekankan bahwa kekayaan alam yang ada di Barsel merupakan modal besar yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Namun, pemanfaatan tersebut tidak boleh sembarangan. Ia mengajak seluruh masyarakat Barsel untuk menjaga dan mengelola kekayaan ini dengan arif dan bijaksana, sehingga manfaatnya dapat dirasakan tidak hanya oleh generasi sekarang, tetapi juga generasi mendatang.
“Kita mendorong seluruh elemen di Bumi Batuah untuk memperkuat semangat menjaga dan memanfaatkan semua kekayaan dengan arif dan bijaksana. Sebuah daerah yang kaya akan warisan budaya dan tradisi memiliki tanggung jawab besar untuk dijaga dan dilestarikan,” jelasnya.
Tri Wahyuni juga menekankan bahwa keberagaman budaya dan tradisi di Barsel merupakan salah satu kekayaan tak ternilai yang harus dipertahankan. Menurutnya, masyarakat Barsel memiliki peran penting dalam menjaga warisan budaya ini agar tidak hilang atau terlupakan seiring berjalannya waktu.
“Masyarakat kita memiliki tugas besar untuk meneruskan nilai-nilai luhur yang telah diwariskan oleh nenek moyang. Kekayaan ini tidak hanya untuk kita nikmati sekarang, tetapi juga harus dipastikan dapat dinikmati oleh anak cucu kita di masa yang akan datang,” lanjutnya.
Seiring dengan perkembangan zaman, Tri Wahyuni berharap agar semangat menjaga alam dan budaya tetap dijunjung tinggi oleh masyarakat Barsel. Ia melihat bahwa warisan yang telah ada ini adalah hasil dari perjuangan dan kearifan para pendahulu. Tugas generasi sekarang adalah menjaga, melestarikan, dan memanfaatkannya dengan cara yang benar dan berkelanjutan.
Kekayaan alam Barsel sendiri memang dikenal luar biasa. Hutan-hutannya menyimpan banyak flora dan fauna endemik yang menjadi bagian dari ekosistem penting. Selain itu, wilayah ini juga memiliki potensi wisata yang besar dengan keberagaman budaya dari berbagai suku yang hidup berdampingan secara harmonis.
“Kita perlu melihat kekayaan ini sebagai potensi besar yang harus kita kembangkan, tetapi tentu saja dengan prinsip berkelanjutan. Kita harus melestarikan hutan, menjaga keanekaragaman hayati, dan pada saat yang sama, memperkenalkan kekayaan budaya kita kepada dunia luar,” tambah Tri Wahyuni.
Tri Wahyuni mengajak seluruh pihak, baik pemerintah, masyarakat, hingga pelaku usaha, untuk bersinergi dalam mengelola kekayaan alam dan budaya Barsel. Sinergi tersebut diyakini dapat membawa Barsel menjadi daerah yang tidak hanya dikenal karena kekayaannya, tetapi juga sebagai contoh keberhasilan pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan.
“Jika kita bisa menjaga dan memanfaatkan kekayaan ini dengan baik, saya yakin Barsel akan menjadi daerah yang maju, berdaya saing, dan mampu memberikan kesejahteraan bagi masyarakatnya,” pungkas Tri Wahyuni. (Harli)

