KASONGAN — Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana, meninjau langsung layanan kunjungan Hari Raya di Lapas Narkotika Kelas IIA Kasongan, Minggu (22/3).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada warga binaan dan masyarakat tetap berjalan optimal selama momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Kegiatan ini sekaligus untuk melihat kesiapan petugas dalam memberikan layanan kunjungan yang aman, tertib, dan humanis, serta memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai standar operasional.
Dalam peninjauan tersebut, Kakanwil didampingi Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Leonard Silalahi serta Kepala Lapas Narkotika Kasongan Batara Hutasoit.
Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan alur layanan kunjungan, mulai dari kedatangan pengunjung, proses pendaftaran, pemeriksaan keamanan, hingga pelaksanaan kunjungan antara warga binaan dan keluarga.
Kakanwil juga menyaksikan simulasi layanan kunjungan Hari Raya untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung serta potensi gangguan keamanan, sekaligus meninjau dapur lapas.
Selain itu, I Putu Murdiana memimpin apel petugas layanan kunjungan Hari Raya sebagai bentuk penguatan dan evaluasi kesiapan personel di lapangan.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Kalapas dan seluruh jajaran yang telah menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif selama bulan suci Ramadan, serta melaksanakan program pembinaan dan ibadah dengan baik,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kelancaran penyerahan remisi dan layanan kunjungan pada hari pertama Lebaran.
“Penyerahan remisi dan pelaksanaan kunjungan hari pertama berjalan dengan baik. Ini merupakan bukti dedikasi dan loyalitas saudara dalam melaksanakan tugas kedinasan,” tambahnya.
Kakanwil mengingatkan seluruh jajaran untuk tetap meningkatkan kewaspadaan selama masa libur Lebaran yang masih berlangsung.
“Jangan lengah karena libur masih panjang ke depan. Lakukan pengaturan personel dengan baik, pastikan pelayanan kebutuhan dasar, kesehatan, makan dan minum, serta ibadah bagi warga binaan tetap terpenuhi dengan optimal,” tegasnya.
Ia menekankan pentingnya profesionalitas petugas dengan tetap mengedepankan sikap tegas, adaptif, dan humanis, serta melakukan mitigasi risiko guna menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas. (DN/Red)

