SAMPIT – Lapas Kelas IIB Sampit, Kanwil Kemenkumham Kalimantan Tengah, melaksanakan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan mengumpulkan para Tamping dari Subsi Kegiatan Kerja untuk mendapatkan pengarahan dan doa bersama sebelum kegiatan dimulai.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan kesiapan mental, fisik, dan spiritual para Tamping agar dapat menjalani pembinaan dengan penuh tanggung jawab. Pada pagi itu, para Tamping berbaris rapi di lapangan dan menerima instruksi dari Setyo Sukismo, staf Kegiatan Kerja.
“Program ini bukan hanya mengajarkan keterampilan kerja, tetapi juga membentuk karakter disiplin dan tangguh bagi WBP,” kata Setyo saat menjelaskan tugas-tugas yang akan dilakukan serta pentingnya menjaga disiplin, kerja sama, dan produktivitas.
Kepala Lapas Kelas IIB Sampit, Meldy Putera, juga menekankan pentingnya kegiatan ini dalam membekali WBP dengan keterampilan yang relevan. Setelah pengarahan, kegiatan diawali dengan doa bersama untuk kelancaran dan keselamatan dalam menjalani tugas.
Program pembinaan kemandirian ini meliputi berbagai kegiatan seperti perikanan, pertanian, hidroponik, laundry, barbershop, menjahit, produksi tempe, produksi sabun cair, dan pertukangan. Diharapkan, kegiatan ini dapat meningkatkan kepercayaan diri WBP saat kembali ke masyarakat.
“Kami berharap program ini dapat memberikan bekal keterampilan yang berguna dan mendorong mereka untuk berkontribusi positif di masyarakat,” tambah Meldy. [Apri]

