BUNTOK – Meluasnya penggunaan media sosial (medsos) dinilai membuka peluang besar bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk memperluas jangkauan pemasaran produk mereka. Namun, masih banyak pelaku UMKM yang kesulitan memanfaatkan platform ini secara efektif.
“Banyak pelaku UMKM yang masih kesulitan memasarkan produk mereka ke pasar yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional. Selain itu, masih ada yang belum tahu cara efektif memanfaatkan media sosial untuk memperkenalkan produk mereka,” ujar Anggota DPRD Barito Selatan (Barsel), Ensilawatika Wijaya, Jumat (8/11/2024).
Menurut Ensilawatika, saat ini masyarakat sering mencari berbagai informasi, mulai dari tempat wisata, kerajinan tangan, hingga kuliner, melalui media sosial. Hal ini menjadi peluang yang harus dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM untuk memperluas pangsa pasar mereka.
Ia juga menyoroti peran influencer dalam mempromosikan produk UMKM. “Banyak produk UMKM yang akhirnya lebih dikenal masyarakat berkat promosi di media sosial,” tambahnya.
Ensilawatika menegaskan pentingnya peran pemerintah dalam mendukung pelaku UMKM dengan memberikan pelatihan dan akses informasi. Dengan strategi pemasaran yang tepat melalui media sosial, pelaku UMKM dapat lebih optimal dalam mengembangkan usaha mereka.
“Pemerintah perlu hadir untuk membantu pelaku UMKM menguasai strategi pemasaran, terutama yang berbasis digital, agar potensi ekonomi daerah dapat berkembang lebih luas,” pungkasnya.
[Apri]

