Lapas Sampit Intensifkan Razia, Wujudkan Lapas Bebas Gangguan

0
226

 

SAMPIT – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit kembali melaksanakan razia rutin di blok wanita. Kegiatan ini bertujuan memperkuat keamanan dan ketertiban sekaligus mendukung program zero halinar (bebas handphone, alat komunikasi, dan narkoba) di lingkungan Lapas. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Lapas untuk menciptakan lingkungan yang aman dan tertib. Sabtu, (28/12/2024).

Kepala Lapas Kelas IIB Sampit, Meldy Putera, menegaskan pentingnya razia sebagai upaya pencegahan dini terhadap potensi gangguan keamanan. “Kami berkomitmen menjaga keamanan di Lapas Sampit. Salah satu langkah nyata adalah menggelar razia untuk mendeteksi barang terlarang yang bisa mengganggu ketertiban,” ujarnya.

Razia yang dimulai pukul 20.30 WIB itu melibatkan seluruh petugas keamanan Lapas. Dalam razia, petugas menemukan barang-barang terlarang seperti enam unit handphone, dua stop kontak rakitan, lima charger, dua sendok aluminium, dua earphone, dan satu cermin. Semua barang tersebut disita untuk mencegah penyalahgunaan yang dapat mengganggu ketertiban di dalam Lapas.

Kalapas Meldy menambahkan, penyitaan barang-barang terlarang ini menunjukkan keseriusan pihaknya dalam menerapkan aturan yang berlaku. “Langkah ini adalah bukti nyata bahwa Lapas Sampit tidak memberikan toleransi terhadap pelanggaran yang dapat merusak sistem pembinaan,” katanya.

Kegiatan razia ini menjadi bagian penting dalam upaya menciptakan Lapas yang aman dan kondusif bagi pembinaan warga binaan pemasyarakatan (WBP). Dengan pelaksanaan razia rutin, Lapas Sampit optimistis dapat mewujudkan lingkungan bebas gangguan dan mendukung program zero halinar secara berkelanjutan.[Apri]