Bartim Peringati HUT ke-23, DPRD Barsel Dorong Sinergi Pembangunan Regional

0
42

TAMIANG LAYANG – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Barito Timur berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati Barito Timur, Selasa (5/8/2025). Gubernur Kalimantan Tengah, H Agustiar Sabran, bertindak sebagai inspektur upacara, sementara Wakil Ketua I DPRD Barito Selatan (Barsel), Ideham, hadir sebagai perwakilan daerah tetangga.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan capaian pembangunan sekaligus memperkuat sinergi antarwilayah di Kalimantan Tengah. Upacara dihadiri jajaran Forkopimda, kepala OPD, dan tokoh masyarakat setempat.

Ideham menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Pemerintah serta masyarakat Kabupaten Barito Timur. Menurutnya, usia 23 tahun menjadi tonggak untuk semakin matang dalam mengelola potensi daerah.

“Selamat hari jadi ke-23 untuk Kabupaten Barito Timur. Semoga di usia yang semakin matang ini, Bartim dapat terus menata diri dan menjadi kabupaten yang lebih maju dan sejahtera,” ujarnya usai upacara.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antardaerah, khususnya antara Barito Timur dan Barito Selatan, dalam mendukung pembangunan regional. Sinergi ini dinilai krusial untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dan pemerataan infrastruktur di Kalteng.

Kehadiran Ideham sebagai wakil lembaga legislatif Barsel menunjukkan komitmen politik untuk membangun hubungan kerja sama strategis. Ia berharap hubungan baik ini dapat ditindaklanjuti melalui program konkret di sektor ekonomi, pendidikan, dan budaya.

Peringatan HUT ke-23 Barito Timur tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi simbol komitmen bersama untuk membangun daerah secara kolaboratif. Ideham menilai sinergi antarkabupaten adalah kunci menghadapi tantangan pembangunan di era otonomi daerah.

“Kami optimistis, dengan menjaga harmoni dan koordinasi, Kalimantan Tengah akan semakin kokoh dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat,” pungkasnya. Kegiatan ini ditutup dengan penampilan seni budaya khas Barito Timur sebagai wujud pelestarian identitas lokal.
[Harli]