PALANGKA RAYA – Pusat bimbingan jasmani The Winner Palangka Raya disebut telah melahirkan sejumlah alumni yang berhasil lolos seleksi di berbagai institusi negara, seperti TNI dan Polri. Kehadiran lembaga pembinaan tersebut dinilai menjadi salah satu alternatif bagi generasi muda yang ingin mempersiapkan diri menghadapi seleksi kedinasan.
Owner The Winner Palangka Raya, Fuad Abdurrahman, mengatakan tempat pembinaan yang berdiri sejak 2019 itu bertujuan membantu putra-putri daerah meningkatkan kesiapan fisik dan mental sebelum mengikuti seleksi masuk institusi negara.
Menurutnya, banyak generasi muda memiliki keinginan menjadi abdi negara, namun membutuhkan pembinaan yang terarah agar mampu menghadapi proses seleksi yang cukup kompetitif.
“The Winner Palangka Raya hadir sebagai wadah pembinaan bagi generasi muda yang ingin mempersiapkan diri mengikuti seleksi TNI, Polri, ASN maupun sekolah kedinasan,” ujarnya, Kamis (5/3/2026).
Ia menjelaskan, program latihan di tempat tersebut dibimbing oleh pelatih yang memiliki latar belakang dan sertifikasi di bidang olahraga. Para pelatih memberikan pembinaan fisik yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta yang tengah mempersiapkan diri mengikuti seleksi.
Fuad menyebut, hingga saat ini terdapat sekitar 20 alumni yang berhasil lolos seleksi dan bertugas di berbagai Polres dan Polresta di Kalimantan Tengah.
“Keberhasilan para alumni tersebut tentu menjadi motivasi bagi peserta lainnya yang sedang mempersiapkan diri mengikuti seleksi,” katanya.
Sementara itu, pelatih The Winner Palangka Raya, Alfani, mengatakan jumlah peserta yang mengikuti bimbingan jasmani di tempat tersebut terus bertambah.
Saat ini, sekitar 50 peserta tercatat mengikuti latihan secara rutin sebagai bagian dari persiapan menghadapi berbagai tahapan seleksi.
Menurut Alfani, dalam proses pembinaan para peserta tidak hanya menjalani latihan fisik, tetapi juga diarahkan untuk membangun kedisiplinan dan kesiapan mental.
“Latihan tidak hanya fokus pada kekuatan fisik, tetapi juga membangun mental dan kedisiplinan yang menjadi bagian penting dalam proses seleksi,” jelasnya.
Dengan meningkatnya minat generasi muda mengikuti pembinaan tersebut, pihak pengelola berharap program latihan yang dilakukan dapat membantu peserta mempersiapkan diri menghadapi seleksi yang diikuti. (tim)

