Dihari Kedua IWO Barsel, Melaksankan Pelatihan Dasar Jurnalistik Digital dan Konten Kreator di SMA Negeri 1 GBA

0
246

BUNTOK- Wujudkan generasi muda kreatif, kritis dan terampil dalam menyampaikan informasi di era digital, Pengurus Daerah (PD) Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) melakukan pelatihan dasar jurnalistik digita dan konten kretaor.

Acara pelatihan itu diikuti oleh 40 peserta dari Sekola Mengeh Atas (SMA) Negeri 1 Gunung Bintang Awai Desa Tabak Kanilan yang dilaksanakan di SMAN 1 setempat, Jumat (8/8/2028).

Pelatihan yang di memuat empat materi, yaitu materi teknik penulisan berita dasar, materi tentang mebuat konten kreator di medsos dan internet safety, hingga pengambilan foto dan video.

Ketua PD IWO Barsel, Irvan Haris Fuariputra SH melalui Sekretaris Tomy Harlianto mmengatakan, kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan IWO Barsel untuk memberi wawasan siswa siswi dalam pemanfaat informasi-informasi yang ada.

“Pengetahuan tentang jurnalistik dan konten kretor sangat penting bagi siswa dalam pemanfaatan informasi. Sehingga mereka dapat merespon dengan bijak terhadap informasi seperti yang ada di media sosial,” ujar ucap Tomi kepada awak media.

Dirinya juga menambahkan, jika dengan adanya pelatihan tersebut akan menumbuhkan minat siswa siswi terhadap dunia jurnalistik dan minat mereka terhadap jurnalistik ini harus kita tumbuhkan.

Ketua IWO Kalteng, Deni Liwan mengatakan, bahwa pelatihan dasar jurnalistik digita dan koten kreator untuk menyabut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 IWO yang jatuh pada 8 Agustus 2024 serta agenda tahunan IWO Barsel.

“Kegiatan ini diikuti 40 pelajar SMA Negeri 1 GBA yang dilaksanakan di Aula SMA Negeri 1 setempat. Ia berharap, para peserta pelatihan jurnalistik baik pelajar dapat menyerap setiap materi-materi yang disampaikan, sehingga dapat diaplikasikan dalam keseharian,”ucap Pria kelahiran Barito Selatan ini, Sabtu (10/8/2024)

Menurut Wakil Pimpinan Umum media haria online metrokalimantan.com selain memahami penulisan berita dan teknik pengambilan video untuk konten kreator.

Lanjut Dia menambahkan, Kami juga ingin agar pelajar ini dapat membedakan berita palsu alias hoaks dan bagaimana mereka bijak dalam bermedia sosial.

“Pelatihan dasar jurnalistik digita dan konten kreator tersebut bertujuan untuk memberikan edukasi kepada generasi milenial, bukan hanya sekedar membuat berita atau konten saja,” imbuhnya.

Disisi lain, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 GbA menerangkan, Atung Supriyadi S.Pd menerangkan, jika dirinya sangat mengapresiasi adanya kegiatan pelatihan dasar jurnalistik digital dan konten kreator yang diadakan IWO Barsel dan didukung IWO Kalteng.


“Kegiatan seperti ini sangat bagus ya, kami jadi sedikit banyak mengerti dunia jurnalis. Juga dengan adanya kegiatan ini saya juga mengerti bagaimana membuat dan menyikapi informasi yang beredar baik pada media online ataupun media sosial,” ujarnya.

Tempat yang sama, satu siwa peser pelatihan, Laura Fatrisia berharap, IWO Barsel dan IWO Kalteng akan terus melakukan kegiatan yang mengedukasi siswa siswi ataupun masyarakat awam yang kurang mengenal dunia jurnalistik dan konten kreator.

“Ternyata dunia jurnalistik dan konten kreator ini sangat kompleks, kegiatan yang mengedukasi seperti sangat perlu untuk dilakukan kepada kami siswa sekolah ataupun untuk masyarakat awam yang tidak paham tentang jurnalistik,” pungkasnya.

Untuk diketahui, materi pelatihan yang diberikan yaitu seputar dasar-dasar jurnalistik dan konten kreator serata soal kode etik jurnalistik (KEJ), Undang-Undang Pers Nomor 40 tahun 1999, materi
dari Wakil Ketua IWO Kalteng, Fransadi dari media RTV serta Wakil Skertaris IWO Kalteng Roni Sahala dari Liputan6.com dan Bidang Kaderisasi IWO Kalteng, Stevano Sebastian media beritakalteng.com.(Harli)