Lapas Sampit Panen Sayur Pakcoy Hasil Hidroponik 

0
235

SAMPIT – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit, Kanwil Kemenkumham Kalimantan Tengah, kembali memanen sayur pakcoy dari hasil budidaya hidroponik yang dikelola oleh Warga Binaan, Sabtu (2/11/2024). 

Program ini merupakan bagian dari pembinaan keterampilan bagi Warga Binaan, yang dikoordinasi langsung oleh Subsi Kegiatan Kerja, untuk melatih bercocok tanam dengan metode modern yang hemat lahan dan air.

Kepala Lapas Kelas IIB Sampit, Meldy Putera, mengatakan kegiatan ini tidak hanya mengajarkan keterampilan, tetapi juga membangun sikap disiplin dan tanggung jawab. 

“Kita ingin Warga Binaan tidak hanya menghabiskan masa pidana mereka, tetapi juga mendapatkan keterampilan yang bermanfaat untuk kehidupan mereka setelah bebas. Keterampilan ini bisa mereka kembangkan di dunia luar,” jelas Meldy.

Dengan antusias, para Warga Binaan memanen sayur pakcoy yang tumbuh subur di rak-rak hidroponik. Sayuran ini akan digunakan untuk konsumsi internal di dapur Lapas, dan jika produksi meningkat, ada kemungkinan untuk dipasarkan di luar. Program ini diharapkan dapat membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang berguna, baik sebagai pekerjaan di bidang pertanian atau sebagai peluang usaha.

Menurut Meldy, keberhasilan program ini mencerminkan komitmen Lapas dalam mengembangkan Warga Binaan menjadi pribadi yang lebih baik dan produktif. “Kegiatan ini adalah simbol harapan bahwa di dalam Lapas, Warga Binaan tetap memiliki kesempatan untuk belajar dan tumbuh,” tuturnya.

Panen hidroponik ini menjadi bukti bahwa program pembinaan di Lapas Sampit berhasil menciptakan hasil positif, membuka peluang baru bagi Warga Binaan untuk masa depan yang lebih baik. [Apri]