PALANGKA RAYA – Lapas Kelas IIA Palangka Raya kembali mengembangkan program pembinaan kemandirian warga binaan melalui kegiatan panen jagung dan pepaya serta penebaran benih lele di kolam bioflok di area pembinaan ketahanan pangan, Jumat (22/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung I Putu Murdiana bersama Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan sebagai bentuk dukungan terhadap program pembinaan produktif dan penguatan ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan.
Dalam kegiatan itu, jajaran petugas bersama warga binaan melaksanakan panen jagung dan pepaya yang telah dibudidayakan selama beberapa bulan terakhir. Hasil panen tersebut menjadi bagian dari program pembinaan yang diarahkan untuk meningkatkan keterampilan dan pemberdayaan warga binaan.
Selain panen hasil pertanian, kegiatan juga dilanjutkan dengan penebaran benih lele di kolam bioflok sebagai bagian dari pengembangan budidaya perikanan di lingkungan lapas.
I Putu Murdiana mengapresiasi berbagai upaya dan inovasi yang dilakukan jajaran Lapas Palangka Raya dalam mengembangkan program pembinaan berbasis ketahanan pangan.
“Program seperti ini sangat positif karena tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga memberikan keterampilan dan pengalaman kerja bagi warga binaan sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat nantinya,” ujarnya.
Sementara itu, Hisam Wibowo mengatakan program pembinaan kemandirian akan terus ditingkatkan melalui berbagai sektor, mulai dari pertanian, perkebunan hingga budidaya perikanan.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk menciptakan warga binaan yang lebih produktif, mandiri, serta memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah selesai menjalani masa pembinaan.
Kegiatan berlangsung dengan melibatkan petugas dan warga binaan sebagai bagian dari upaya mendukung keberlanjutan program pembinaan di lingkungan pemasyarakatan. (A.Hadi/Red)

