Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Penguatan Integritas, Pegawai Lapas Palangka Raya Raih Penghargaan

0
2

PALANGKA RAYA – Peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum penting bagi jajaran Lapas Kelas IIA Palangka Raya untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan integritas dalam pelaksanaan tugas. Pada kesempatan tersebut, salah satu pegawai Lapas Palangka Raya juga menerima penghargaan atas dedikasi dan kinerjanya dalam menjaga keamanan pemasyarakatan.

Jajaran Lapas Palangka Raya mengikuti upacara Hari Lahir Pancasila yang digelar di halaman Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah, Senin (1/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Kota Palangka Raya dengan tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Fondasi Perdamaian Dunia”.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana, yang bertindak sebagai inspektur upacara, menyampaikan amanat dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Menurutnya, Hari Lahir Pancasila tidak hanya diperingati sebagai agenda seremonial, tetapi harus menjadi pengingat akan pentingnya menjaga persatuan, toleransi, dan semangat gotong royong dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Peringatan Hari Lahir Pancasila ini bukan sekadar rutinitas seremonial. Ini adalah momentum penting bagi jajaran petugas dan seluruh warga binaan untuk menyatukan hati dan pikiran dalam bingkai NKRI. Nilai toleransi, gotong royong, dan kemanusiaan yang adil harus hidup dalam interaksi sehari-hari di dalam blok hunian,” ujarnya.

Pada rangkaian kegiatan tersebut, I Putu Murdiana juga menyerahkan piagam penghargaan kepada pegawai Lapas Palangka Raya, Andre Hamid Prayoga. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilannya menggagalkan upaya pelarian warga binaan.

Sementara itu, Kepala Lapas Palangka Raya, Hisam Wibowo, menegaskan nilai-nilai Pancasila harus terus diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan maupun program pembinaan warga binaan.

“Pancasila merupakan fondasi bangsa yang harus terus dijaga dan diimplementasikan dalam setiap aspek kehidupan. Sebagai insan pemasyarakatan, kita memiliki tanggung jawab untuk menjunjung tinggi nilai integritas, gotong royong, persatuan, dan keadilan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Menurut Hisam, penghargaan yang diterima salah satu pegawai Lapas Palangka Raya menjadi bukti bahwa profesionalisme dan kewaspadaan petugas merupakan bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila, Lapas Palangka Raya menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat semangat nasionalisme, meningkatkan kualitas pelayanan, serta mewujudkan pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas. (A.Hadi/Red)