
BUNTOK- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) menggelar kegiatan gerakan hidup sehat dan dapur umum PDI Perjuangan.
Kegiatan ini dipusatkan di Kantor Sekretariat Jalan Asam, Kelurahan Buntok, Kota Kecamatan Dusun Selatan (Dusel), Senin, 23 Januari 2023
Dalam kegiatan tersebut Ketua DPC PDI Perjuangan Barsel, HM Farid Yusran membagikan makanan sehat dan bergizi kepada masyarakat. Menu makanan yang dibagikan memperhatikan standar gizi yang menunjang kesehatan. Khususnya dalam tumbuh kembang anak, juga untuk ibu hamil, dan lansia.
Kegiatan tersebut merupakan rangkaian Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) PDI Perjuangan ke-50 tahun, sekaligus HUT ke-76 Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan Megawati Soekarno.
Ketua DPC PDI Perjuangan Barsel, HM Farid Yusran mengatakan, gerakan hidup sehat dan pembukaan dapur umum serentak di seluruh indonesia.
“kegiatan ini untuk masyarakat, khususnya masyarakat yang tidak mampu, Ibu hamil dan anak anak balita,” katanya.

BERBAGI: Ketua DPC PDI Perjuangan Barsel, HM Farid Yusran membagikan makanan kepada masyarakat Barsel di di Kantor Sekretariat Jalan Asam, Senin (23/1/2023).
Pada momen HUT PDI Perjuangan ke -50 tahun pada 23 Januari 2023 dan merayakan Ultah Ketum Megawati Soekarno Putri yang ke-76 dengan harapan agar PDI Perjuangan semakin maju dan Solid.
“Kita juga mengharapkan semoga ibu Megawati Soekarno Putri pada ulang tahunnya yang ke-76 diberikan kesehatan dan kesuksesan dalam mejalankn tugasnya untuk masyarakat,” harapnya.
Farid juga menjelaskan, dirangkaikan HUT PDI Perjuangan, pada tanggal 28 Januari 2023 juga akan melaksanakan kegiatan aksi penghijauan serentak diseluruh indonesia. Menurutnya, kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian PDI perjuangan tehadap alam serta lingkungan Indonesia.
Penghijauan, akan bekerjasama dengan Pengurus Daerah (PD) Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Barsel didamping Pengurus Wilayah (PW) Kalimantan Tengah (Kalteng),
“lokasi, menanam pohon di sepanjang jalan menuju arah Desa Sababilah,” Pungkasnya (Harianto)
