Kesiapsiagaan Bencana: Apel Gabungan di Kabupaten Barsel

0
170

BUNTOK – Penjabat (Pj) Bupati Barito Selatan (Barsel) H. Deddy Winarwan memimpin apel gabungan gelar pasukan, sarana, dan prasarana dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana di wilayah Kabupaten Barito Selatan Tahun 2024, yang berlangsung di halaman kantor Bupati, Senin (15/7/2024).

Dalam sambutannya, Pj Bupati menyatakan bahwa apel siaga bencana bertujuan untuk membangun sinergitas dan kesiapsiagaan menghadapi berbagai kemungkinan risiko bencana. Berdasarkan analisis dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), awal musim kemarau di Kabupaten Barito Selatan tahun 2024 dimulai pada dasarian II bulan Juli dan berlangsung selama 9 dasarian, dengan puncak tertinggi musim kemarau diperkirakan terjadi pada akhir bulan Agustus 2024.

Mengacu pada perkiraan BMKG, Pemerintah Kabupaten Barito Selatan bekerja sama dengan Polres Barito Selatan, Kodim 1012 Buntok, instansi vertikal, serta dinas dan badan lainnya, terus memantapkan upaya pengendalian bencana di wilayahnya. Hal ini diharapkan dapat mengendalikan ancaman bencana pada tahun 2024.

Sebagai langkah pencegahan, Pemerintah Kabupaten melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga mendapatkan dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Untuk tahun 2024, dukungan ini mencakup pos lapangan pengendalian kebakaran hutan dan lahan di 4 kecamatan, 3 kelurahan, dan 2 desa, yang dananya bersumber dari APBD Provinsi Kalimantan Tengah.

Pj Bupati juga menginstruksikan kepada seluruh camat untuk melakukan koordinasi yang intensif dengan Forkopimcam, pemerintah desa, dan kelurahan guna melakukan mitigasi bencana, sosialisasi, monitoring, serta evaluasi dalam rangka pencegahan bencana di masing-masing wilayah.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) berperan sebagai koordinator dan komando lapangan dalam penanggulangan kebencanaan, agar dapat mengkoordinasikan upaya pengendalian dengan pihak terkait, meningkatkan patroli, sosialisasi, serta deteksi dini untuk meminimalisir peluang kejadian bencana.

Turut hadir dalam apel tersebut unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Edy Purwanto, Asisten Pemerintahan dan Kesra Yoga Prasetianto Utomo, serta Kepala Perangkat Daerah. [Harli]